Selasa, 26 April 2016
POTRET KEHIDUPAN DESA BABUAL repiyana96
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Masyarakat pedesaan di Indonesia tergolong masyarakat yang sangat jauh tertinggal, hal ini disebabkan keberadaan wilayah yang jauh dari pusat pembangunan Nasional. Bahkan hampir tidak tersentuh oleh pembangunan Nasional. Beberapa metode dan pendekatan telah dikembangkan untuk memahami masalah dan membantu merumuskan kebijakan guna memecahkan masalah pembangunan pedesaan. Sejak tahun 1970an para pakar banyak yang memanfaatkan metode, pendekatan, dan logika berfikir survei verifikatif dalam meriset masalah sosial masyarakat pedesaan.
Masyarakat desa adalah komunitas yang tinggal di dalam satu daerah yang sama, yang bersatu dan bersama-sama, memiliki ikatan yang kuat dan sangat mempengaruhi satu sama lain. Hal ini dikarenakan pada masyarakat desa tradisi itu masih sangat kuat dan kental. Bahkan terkadang tradisi ini juga sangat mempengaruhi perkembangan desa, karena terlalu tinggi menjunjung kepercayaan nenek moyang mengakibatkan sulitnya untuk melakukan pembaharuan desa. Di sisi lain banyak hal yang mengakibatkan sebuah desa sulit untuk mengalami pembaharuan, antara lain isolasi wilayah, yaitu desa yang wilayahnya berada jauh dari pusat ekonomi daerah, desa yang mengalami ketertinggalan di bidang pembangunan jalan dan sarana-sarana lainnya, sulitnya akses dari luar, bahkan desa yang mengalami kemiskinan dan keminiman tingkat pendidikan. Pada umumnya masyarakat desa diidentikkan dengan masyarakat petani, ini dikarenakan masyarakat pedesaan dominan bermata pencaharian dari hasil pertanian yang merupakan petani-petani miskin yang mata pencahariannya di bawah garis kemiskinan. Hal ini menunjukkan kesenjangan yang sangat jauh dari masyarakat perkotaan.
1.2 Rumusan Masalah
• Bagaimana keadaan masyarakat pedesaan di Indonesia?
• Bagaimana suatu komunitas desa melakukan kegiatan bercocok tanam di Ladang ?
• Bagaimana masyarakat desa di Jawa , Madura , Bali melakukan bercocok tanam secara menetap ?
• Bagaimana mobilitas komunitas di desa
BAB II
PEMBAHASAN
Masyarakat pedesaan di Indonesia tergolong masyarakat yang sangat jauh tertinggal, hal ini disebabkan keberadaan wilayah yang jauh dari pusat pembangunan Nasional. Bahkan hampir tidak tersentuh oleh pembangunan Nasional. Beberapa metode dan pendekatan telah dikembangkan untuk memahami masalah dan membantu merumuskan kebijakan guna memecahkan masalah pembangunan pedesaan. Sejak tahun 1970an para pakar banyak yang memanfaatkan metode, pendekatan, dan logika berfikir survei verifikatif dalam meriset masalah sosial masyarakat pedesaan.
Masyarakat desa adalah komunitas yang tinggal di dalam satu daerah yang sama, yang bersatu dan bersama-sama, memiliki ikatan yang kuat dan sangat mempengaruhi satu sama lain. Hal ini dikarenakan pada masyarakat desa tradisi itu masih sangat kuat dan kental. Bahkan terkadang tradisi ini juga sangat mempengaruhi perkembangan desa, karena terlalu tinggi menjunjung kepercayaan nenek moyang mengakibatkan sulitnya untuk melakukan pembaharuan desa. Di sisi lain banyak hal yang mengakibatkan sebuah desa sulit untuk mengalami pembaharuan, antara lain isolasi wilayah, yaitu desa yang wilayahnya berada jauh dari pusat ekonomi daerah, desa yang mengalami ketertinggalan di bidang pembangunan jalan dan sarana-sarana lainnya, sulitnya akses dari luar, bahkan desa yang mengalami kemiskinan dan keminiman tingkat pendidikan. Pada umumnya masyarakat desa diidentikkan dengan masyarakat petani, ini dikarenakan masyarakat pedesaan dominan bermata pencaharian dari hasil pertanian yang merupakan petani-petani miskin yang mata pencahariannya di bawah garis kemiskinan. Hal ini menunjukkan kesenjangan yang sangat jauh dari masyarakat perkotaan.
1.2 Rumusan Masalah
• Bagaimana keadaan masyarakat pedesaan di Indonesia?
• Bagaimana suatu komunitas desa melakukan kegiatan bercocok tanam di Ladang ?
• Bagaimana masyarakat desa di Jawa , Madura , Bali melakukan bercocok tanam secara menetap ?
• Bagaimana mobilitas komunitas di desa
BAB II
PEMBAHASAN
A. PEMBAHASAN
Desa babual baboti kecamatan kotawaringin lama
Menurut sejumlah data yang kami dapat dari kantor desa, jumlah penduduk desa babual baboti di tahun 2015 sejumlah 1.064 jiwa sedangkan pada awal tahun 2016 pada bulan januari jumlah penduduk di desa itu mengalami penurunan, jumlah penduduk menjadi 1.056 jiwa. Jumlah laki-laki sekitar 599 jiwa sedangkat jumlah perempuan 457 jiwa.
Rincian usia dari anak balita yang berumur 3-4 tahun berjumlah sekitar 13 anak dan adapun kepercayaan yang di anut sebagian besar Hindu/kaharingan dan Kristen. Sedangkan rincian usia dari 5-6 tahun berjumlah sekitar 14 anak dan kepercayaan yang di anut yaitu Islam, Kristen, Hindu.
Desa babual baboti kecamatan kotawaringin lama
Menurut sejumlah data yang kami dapat dari kantor desa, jumlah penduduk desa babual baboti di tahun 2015 sejumlah 1.064 jiwa sedangkan pada awal tahun 2016 pada bulan januari jumlah penduduk di desa itu mengalami penurunan, jumlah penduduk menjadi 1.056 jiwa. Jumlah laki-laki sekitar 599 jiwa sedangkat jumlah perempuan 457 jiwa.
Rincian usia dari anak balita yang berumur 3-4 tahun berjumlah sekitar 13 anak dan adapun kepercayaan yang di anut sebagian besar Hindu/kaharingan dan Kristen. Sedangkan rincian usia dari 5-6 tahun berjumlah sekitar 14 anak dan kepercayaan yang di anut yaitu Islam, Kristen, Hindu.
usia
Usia Laki-laki Perempuan Usia Laki-laki Perempuan
0-12 bulan 5 orang 3 orang 39 tahun 5 orang 3 orang
1 tahun 4 orang 5 orang 40 5 orang 3 orang
2 3 orang 4 orang 41 6 orang 3 orang
3 3 orang 5 orang 42 7 orang 4 orang
4 2 orang 4 orang 43 6 orang 3 orang
5 4 orang 5 orang 44 6 orang 4 orang
6 5 orang 4 orang 45 8 orang 6 orang
7 7 orang 4 orang 46 8 orang 3 orang
8 6 orang 3 orang 47 7 orang 4 orang
9 5 orang 3 orang 48 7 orang 3 orang
10 5 orang 2 orang 49 8 orang 4 orang
11 6 orang 3 orang 50 6 orang 3 orang
12 5 orang 2 orang 51 6 orang 3 orang
13 6 orang 3 orang 52 7 orang 3 orang
14 9 orang 4 orang 53 7 orang 3 orang
15 7 orang 4 orang 54 5 orang 2 orang
16 5 orang 2 orang 55 9 orang 5 orang
17 6 orang 3 orang 56 9 orang 7 orang
18 7 orang 3 orang 57 9 orang 8 orang
19 6 orang 5 orang 58 9 orang 5 orang
20 7 orang 4 orang 59 8 orang 6 orang
21 6 orang 4 orang 60 9 orang 5 orang
22 7 orang 5 orang 61 9 orang 4 orang
23 8 orang 5 orang 62 8 orang 6 orang
24 6 orang 3 orang 63 9 orang 6 orang
25 6 orang 3 orang 64 9 orang 5 orang
26 8 orang 3 orang 65 7 orang 2 orang
27 5 orang 4 orang 66 5 orang 1 orang
28 7 orang 4 orang 67 5 orang 2 orang
29 5 orang 3 orang 68 6 orang 3 orang
30 8 orang 5 orang 69 5 orang 2 orang
31 6 orang 5 orang 70 4 orang 2 orang
32 7 orang 5 orang 71 5 orang 2 orang
33 6 orang 3 orang 72 4 orang 3 orang
34 9 orang 5 orang 73 3 orang 2 orang
35 6 orang 4 orang 74 3 orang 2 orang
36 6 orang 3 orang 75 4 orang 3 orang
37 6 orang 3 orang Lebih dari 75
3 orang 2 orang
38 5 orang 4 orang Total 535 orang 352 orang
Usia Laki-laki Perempuan Usia Laki-laki Perempuan
0-12 bulan 5 orang 3 orang 39 tahun 5 orang 3 orang
1 tahun 4 orang 5 orang 40 5 orang 3 orang
2 3 orang 4 orang 41 6 orang 3 orang
3 3 orang 5 orang 42 7 orang 4 orang
4 2 orang 4 orang 43 6 orang 3 orang
5 4 orang 5 orang 44 6 orang 4 orang
6 5 orang 4 orang 45 8 orang 6 orang
7 7 orang 4 orang 46 8 orang 3 orang
8 6 orang 3 orang 47 7 orang 4 orang
9 5 orang 3 orang 48 7 orang 3 orang
10 5 orang 2 orang 49 8 orang 4 orang
11 6 orang 3 orang 50 6 orang 3 orang
12 5 orang 2 orang 51 6 orang 3 orang
13 6 orang 3 orang 52 7 orang 3 orang
14 9 orang 4 orang 53 7 orang 3 orang
15 7 orang 4 orang 54 5 orang 2 orang
16 5 orang 2 orang 55 9 orang 5 orang
17 6 orang 3 orang 56 9 orang 7 orang
18 7 orang 3 orang 57 9 orang 8 orang
19 6 orang 5 orang 58 9 orang 5 orang
20 7 orang 4 orang 59 8 orang 6 orang
21 6 orang 4 orang 60 9 orang 5 orang
22 7 orang 5 orang 61 9 orang 4 orang
23 8 orang 5 orang 62 8 orang 6 orang
24 6 orang 3 orang 63 9 orang 6 orang
25 6 orang 3 orang 64 9 orang 5 orang
26 8 orang 3 orang 65 7 orang 2 orang
27 5 orang 4 orang 66 5 orang 1 orang
28 7 orang 4 orang 67 5 orang 2 orang
29 5 orang 3 orang 68 6 orang 3 orang
30 8 orang 5 orang 69 5 orang 2 orang
31 6 orang 5 orang 70 4 orang 2 orang
32 7 orang 5 orang 71 5 orang 2 orang
33 6 orang 3 orang 72 4 orang 3 orang
34 9 orang 5 orang 73 3 orang 2 orang
35 6 orang 4 orang 74 3 orang 2 orang
36 6 orang 3 orang 75 4 orang 3 orang
37 6 orang 3 orang Lebih dari 75
3 orang 2 orang
38 5 orang 4 orang Total 535 orang 352 orang
STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAH DESA BABUAL BABOTI
Adapun struktur organisasi yang di ketuai oleh bapak SURAH sebagai PJ. Kepada desa babual baboti dan sekertaris desa belum ada tetapi tetap di pegang oleh bapak SURAH sendiri selaku PJ. Kepala desa dan sekertaris desa babual baboti.
Kepala dusun di ketuai oleh bapak ICUNG dan RW.001 di ketua oleh bapak ERMUDIN, sedangkan di desa babual baboti itu memiliki 3 RT dalam 1 desa. RT .001 di ketuai oleh bapak ILAP, RT . 002 di ketuai oleh bapak UKI dan RT. 003 di ketuai oleh bapak BIAR.
PUSKESMAS / POSKESDES DESA BABUAL BABOTI
Kepala dusun di ketuai oleh bapak ICUNG dan RW.001 di ketua oleh bapak ERMUDIN, sedangkan di desa babual baboti itu memiliki 3 RT dalam 1 desa. RT .001 di ketuai oleh bapak ILAP, RT . 002 di ketuai oleh bapak UKI dan RT. 003 di ketuai oleh bapak BIAR.
PUSKESMAS / POSKESDES DESA BABUAL BABOTI
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah salah satu sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang amat penting di Indonesia. Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatau wilayah kerja.
Jika ditinjau dari sistim pelayanan kesehatan di Desa Babual baboti, maka peranan dan kedudukan puskesmas/ poskesdes adalah sebagai ujung tombak sistim pelayanan kcsehatan di desa babual baboti. Sebagai sarana pelayanan kesehatan terdepan di Indonesia, maka Puskesmas / poskesdes bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pelayartan kesehatan masyarakat, juga bertanggung jawab dalatn menyelenggarakan pelayanan kedokteran/kebidanan.
Dan di Desa Babual Hanya memiliki 1 tenaga kesehatan yaitu bernama bidan (sherly) beliau tinggal atau bertugas di desa babual kurang lebih selama 5 tahun.
PETA KEBERADAAN IBU HAMIL DI DESA BABUAL BABOTI
Jika ditinjau dari sistim pelayanan kesehatan di Desa Babual baboti, maka peranan dan kedudukan puskesmas/ poskesdes adalah sebagai ujung tombak sistim pelayanan kcsehatan di desa babual baboti. Sebagai sarana pelayanan kesehatan terdepan di Indonesia, maka Puskesmas / poskesdes bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pelayartan kesehatan masyarakat, juga bertanggung jawab dalatn menyelenggarakan pelayanan kedokteran/kebidanan.
Dan di Desa Babual Hanya memiliki 1 tenaga kesehatan yaitu bernama bidan (sherly) beliau tinggal atau bertugas di desa babual kurang lebih selama 5 tahun.
PETA KEBERADAAN IBU HAMIL DI DESA BABUAL BABOTI
Keterangan : Hijau = ibu hamil
: Merah = ibu hamil beresiko tinggi
Letak keberadaa ibu hamil menurut tenaga kerja di puskesmas sangatlah penting di karenakan letak rumah warga yang sedikit agak berjauhan dan agar untuk mengingat tanggal dimana saat ibu bidan sherly mengecek para ibu hamil tersebut agar selalu dalam keadaan sehat sampai ibu tersebut melahirkan.
RUANGAN TEMPAT BIDAN SHERLY PRAKTEK DAN TEMPAT MEMERIKSA WARGA YANG SAKIT
: Merah = ibu hamil beresiko tinggi
Letak keberadaa ibu hamil menurut tenaga kerja di puskesmas sangatlah penting di karenakan letak rumah warga yang sedikit agak berjauhan dan agar untuk mengingat tanggal dimana saat ibu bidan sherly mengecek para ibu hamil tersebut agar selalu dalam keadaan sehat sampai ibu tersebut melahirkan.
RUANGAN TEMPAT BIDAN SHERLY PRAKTEK DAN TEMPAT MEMERIKSA WARGA YANG SAKIT
KANTOR BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD)
Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.
Namun untuk di desa babual baboti sendiri belum ada struktur anggota BPD dikarenakan di desa babual boti baru saja di bangun dan di perkenal kan pada masyarakat setempat tentang BPD dan gedung BPD pun baru saja di bangun dan selesai sekitar 6 bulan yang lalu sehingga untuk fasilitas pun belum ada di dalam nya.
GEDUNG PKK DESA BABUAL
Namun untuk di desa babual baboti sendiri belum ada struktur anggota BPD dikarenakan di desa babual boti baru saja di bangun dan di perkenal kan pada masyarakat setempat tentang BPD dan gedung BPD pun baru saja di bangun dan selesai sekitar 6 bulan yang lalu sehingga untuk fasilitas pun belum ada di dalam nya.
GEDUNG PKK DESA BABUAL
Gerakan PKK merupakan Gearakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat.
Pemberdayaan Keluarga meliputi segalau upaya Bimbingan, Pembinaan danPemberdayaan agar keluarga dapat hidup sejahtera, maju dan mandiri.
Tim Penggerak PKK adalah Mitra Kerja Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing – masing jenjang demi terlaksananya program PKK.
Tim Penggerak PKK adalah warga masyarakat, baik laki – laki maupun perempuan, lembaga, atau instansi, dan berfungsi sebagai perencana, pelaksana, dan pengendali gerakan PKK.
FOTO KEGIATAN PENGENALAN PKK KEPADA ANGGOTA PKK BARU DI DESA BABUAL
SARANA PENDIDIKAN
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.
Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.
3. PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA BABUAL BABOTI
Menurut data yang kami dapat untuk perekonomian desa babual baboti ini sebagian besar masyarakat/penduduk desa berpropesi sebagai peternak babi, petani padi, perkebunan kelapa sawit dan karet.
Perkebunan kelapa sawit dan karet
Perkebunan yang memiliki lahan sekala besar perkebunan kelapa sawit seluas 241 Ha dan sedangkan untuk perkebunan karet seluas 200 Ha.
Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.
Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.
3. PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA BABUAL BABOTI
Menurut data yang kami dapat untuk perekonomian desa babual baboti ini sebagian besar masyarakat/penduduk desa berpropesi sebagai peternak babi, petani padi, perkebunan kelapa sawit dan karet.
Perkebunan kelapa sawit dan karet
Perkebunan yang memiliki lahan sekala besar perkebunan kelapa sawit seluas 241 Ha dan sedangkan untuk perkebunan karet seluas 200 Ha.
Peternakan babi, Sistem ternak babi di desa tersebut secara lepas tidak sistem ternak kandang, dan menurut info yang kami dapat mengapa sistem ternak babi di desa tersebut sistem lepas karena berpotensi besar untuk pertumbuhan babi tersebut sedangkan sistem ternak kandang babi itu tidak bisa gemuk.
Sedangkan untuk pertanian yang ada di desa tersebut juga memiliki sebagian tanaman seperti padi dan singkong, untuk pertaniann padi memiliki luas lahan sekitar 156 Ha, dan sedangkan untuk singkong atau yang sering disebut manggala memiliki luas lahan 2 Ha sekala kecil.
BUDAYA MASYARAKAT SEKITAR DESA BABUAL BABOTI
Untuk kebudayaan masyarakat desa babual baboti yaitu ada beberapa tempat penyimpanan padi yang masih sangat tradisional yaitu rumah panggung/lumbung padi seperti yang ada pada gambar di atas.
Kegiatan tradisional yang masih di miliki masyarakat di desa tersebut yaitu menumbuk hasil panen berupa gabah kering yang siap untuk di tumbuk.
Pada gambar di atas adalah kebudayaan pemakaman yang ada di desa tersebut yang masih memiliki budaya dari nenek moyang mereka di masa lalu.
KEGIATAN MASYARAKAT BERGOTONG ROYONG DALAM PEMBANGUNAN GORONG-GORONG
KEGIATAN MASYARAKAT BERGOTONG ROYONG DALAM PEMBANGUNAN GORONG-GORONG
Gotong-royong sebagai solidaritas sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, terutama mereka yang membentuk komunitas-komunitas, karena dalam komunitas seperti ini akan terlihat dengan jelas. Gotong-royong terjadi dalam beberapa aktivitas kehidupan, seperti gotong-royong dalam bentuk kerjabakti, dilakukan untuk kepentingan bersama; gotong-royong dalam bentuk tolong menolong pada saat melakukan pesta pernikahan, atau khitanan, beberapa hari sebelum pesta akan dilakukan terjadi sumbangan dari kenalan, tetangga ataupun kerabat datang membantu dalam bentuk bahan makanan, uang, ataupun tenaga,kemudian bantuan ini harus dikembalikan minimal dengan nilai yang sama.Bahkan gotong-royong dapat pula terjadi pada saat adanya musibah ataupun kematian salah seorang warga komunitas, hal ini tidak dapat disebut kepentingan bersama ataupun kepentingan peribadi tetapi rasa kemanusiaan yang muncul di antara warga, karena musibah datangnya tidak diperhitungkan ataupun diketahui, sehingga warga yang mendapat musibah tersebut memerlukan bantuan dari warga lainnya. Gotong-royong dapat terjadi di lahan pertanian uyang berada di wilayah pedesaan berupa curahan tenaga pada saat membuka lahan sampai mengerjakan lahan pertanian, dan diakhiri di saat panen, bantuan dari orang lain seperti ini harus dikembalikan sesuai dengan tenaga yang orang lain berikan, hal ini terus menerus terjadi yang akhirnya menjadi ciri masyarakat.
WISATA PEMANCINGAN DESA BABUAL
Tempat ini juga dilengkapi Danau/kolam Pemancingan dengan luas 5.000 m2. Anak-anak atau untuk pemula dapat merasakan serunya memancing dengan memancing di danau kecil yang luasnya sekitar 40 m2 yang aman bagi anak-anak. Danau dilengkapi saung/pondok.
Danau/kolam Pemancingan sangat menarik karena terdapat ikan emas dan nila thailand yang bobotnya bias mencapai 5-9kg yaitu sejenis Thailand Cat Fish yang sekitar 30 ekor. Berbagai Ikan Super dengan bobot 2-3 kilo gram sangat banyak di Danau Pemancingan. Jumlah seluruh ikan yang dapat dipancing sekitar 500 ekor, jumlah yang cukup banyak karena.
Variasi harga yang ditawarkan dalam kegiatan memancing sangat menarik. Pengunjung dapat memilih akan memancing Sistem Kiloan yaitu hasil pancing ditimbang berdasarkan jenis dan berat ikan (Ikan Patin, Mujair, Nila, Gabus dll.) dengan kisaran harga Rp. 20.000,- s/d Rp. 40.000,- per kilo gram atau dengan sistem "Tarikan" dengan harga sekitar Rp.25.000,- s/d Rp.50.000,- per 4 jam.
Danau/kolam Pemancingan sangat menarik karena terdapat ikan emas dan nila thailand yang bobotnya bias mencapai 5-9kg yaitu sejenis Thailand Cat Fish yang sekitar 30 ekor. Berbagai Ikan Super dengan bobot 2-3 kilo gram sangat banyak di Danau Pemancingan. Jumlah seluruh ikan yang dapat dipancing sekitar 500 ekor, jumlah yang cukup banyak karena.
Variasi harga yang ditawarkan dalam kegiatan memancing sangat menarik. Pengunjung dapat memilih akan memancing Sistem Kiloan yaitu hasil pancing ditimbang berdasarkan jenis dan berat ikan (Ikan Patin, Mujair, Nila, Gabus dll.) dengan kisaran harga Rp. 20.000,- s/d Rp. 40.000,- per kilo gram atau dengan sistem "Tarikan" dengan harga sekitar Rp.25.000,- s/d Rp.50.000,- per 4 jam.
TUGAS PPKN PERAN INDONESIA DALAM ORGANISASI INTERNASIONAL Repiyana96
TUGAS PPKN
PERAN INDONESIA
DALAM ORGANISASI INTERNASIONAL
Oleh :
Repi Yana
1. Konferensi Asia Afrika (KAA)
Negara-negara
di Asia dan Afrika memiliki latar belakang sejarah yang sama, yaitu sebagai
bangsa yang pernah terjajah. Hal ini& menimbulkan gagasan untuk menyatukan
negara-negara Asia-Afrika. Dalam Konferensi Pancanegara di Kolombo pada tahun
1954, Mr. Ali Sastroamidjojo menyampaikan gagasan tersebut. Gagasan ini pun
mendapat sambutan baik. Negara-negara peserta konferensi Pancanegara adalah
Indonesia, Pakistan, Myanmar, India, dan Sri Lanka.
Konferensi
Asia Afrika pertama kali diselenggarakan pada tanggal 18–24 April 1955 di
Bandung. Konferensi ini dihadiri oleh 29 negara. Pembukaan konferensi dilakukan
oleh Presiden Soekarno. Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo dipilih sebagai
ketua sidang dan Roeslan Abdoelgani dipilih sebagai sekjen. Sidang berlangsung
selama satu minggu dan menghasilkan sepuluh prinsip yang dikenal dengan
Dasasila Bandung
Peran
Indonesia dalam KAA
Dasasila
Bandung yang menghasilkan Spirit Bandung atau Semangat Bandung berpengaruh
besar terhadap Indonesia. Derajat bangsa Indonesia sebagai negara muda naik
karena kemampuannya menyelenggarakan konferensi tingkat internasional. Dalam
KAA Indonesia bertindak sebagai pemrakarsa sekaligus penyelenggara. Selain itu,
beberapa jabatan vital dalam KAA dipegang oleh putraputra bangsa. Misalnya,
Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo dipilih sebagai ketua sidang dan Roeslan
Abdoelgani sebagai sekjen KAA.
2. Gerakan Non-Blok (GNB)
Organisasi
Gerakan Non-Blok muncul di tengah persaingan dua kekuatan besar dunia, yaitu
Blok Barat dan Blok Timur. Persaingan kedua blok terjadi pada masa perang
dingin. Tiap-tiap blok berusaha menarik dukungan dari negara-negara lain. Agar
negara-negara berkembang tidak terkena pengaruh Blok Barat maupun Blok Timur,
didirikan organisasi Gerakan Non-Blok.
Tujuan
Gerakan Non-Blok dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.
Mengembangkan rasa solidaritas di
antara negara anggota. Caranya dengan membantu perjuangan negara-negara
berkembang dalam mencapai persamaan, kemerdekaan, dan kemakmuran.
2.
Turut serta meredakan ketegangan
dunia akibat perebutan pengaruh Amerika Serikat dan Uni Soviet dalam perang
dingin.
3.
Membendung pengaruh negatif baik dari
Blok Barat maupun Blok Timur ke negara-negara anggota Gerakan Non-Blok.
Peran
Serta Indonesia dalam Gerakan Non-Blok
Indonesia menganut politik
luar negeri bebas dan aktif. Oleh karena itu, Indonesia berusaha menunjukkan
peran serta dalam organisasi Gerakan Non-Blok. Peran serta Indonesia dalam
Gerakan Non-Blok sebagai berikut:
1. Sebagai salah satu
negara pemrakarsa.
2. Sebagai salah satu
negara pengundang pada Konferensi Tingkat Tinggi GNB yang pertama.
3. Pernah menjadi ketua
GNB pada tahun 1992–1995. Pada saat itu Indonesia menjadi tuan rumah
penyelenggara KTT X GNB di Jakarta. Peserta yang menghadiri KTT X berjumlah 106
negara.
4. Indonesia juga turut
memecahkan masalah-masalah dunia berdasarkan perdamaian dunia, memperjuangkan
HAM, dan tata ekonomi dunia yang berdasarkan pada asas keadilan. Indonesia
memandang GNB sebagai wadah yang tepat bagi negara-negara berkembang untuk
memperjuangkan cita-citanya. Sikap ini secara konsekuen diaktualisasikan
Indonesia dalam kiprahnya di GNB.
3. PBB (Perserikatan
Bangsa-Bangsa)
PBB didirikan
pada tanggal 24 Oktober 1945 atas prakarsa negara-negara besar yaitu Amerika
Serikat, Uni Sovyet, Inggris dan Cina. Indonesia menjadi anggota PBB yang ke 60
pada tanggal 28 September 1950. Indonesia sempat menyatakan keluar dari
keanggotan PBB pada tanggal 7 Januari 1965 ketika PBB mengangkat Malaysia
sebagai dewan keamanan tidak tetap PBB. Karena pada saat itu Indonesia sedang
berselisih dengan Malaysia. Pada tanggal 28 September 1966 Indonesia kembali
masuk menjadi anggota PBB ke 60 juga.
Peranan Indonesia dalam organisasi PBB
adalah :
1. Indonesia turut serta dalam misi perdamaian dunia. Hal ini ditandai dengan :
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda I tahun 1957 untuk mengemban misi perdamaian untuk Arab dan Israel
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda II dan III untuk mengemban misi perdamaian intuk perang di Kongo
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda IV dan V sebagai passukan pengawas gencatan senjata di Vietnam
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda XII untuk mengemban misi perdamaian untuk konflik di Kamboja
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda XIII untuk memelihara perdamaian di Somalia
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda XIV untuk memelihara perdamaian di Bosnia
2. Indonesia menjadi dewan keamanan tidak tetap pada tahun 1973-1974
3. Indonesia secara tidak langsung menjadi contoh kepada dunia internasional karena :
– Indonesia pernah mendapat penghargaan dari FAO tahun 1986 karena Indonesia bisa mencapai swasembada pangan
– Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan dari WHO tahun 1992 karen Indonesia mampu meningkatkan kesehatan ibu dan anak
– Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan dari UNESCO tahun 1995 karena dinilai dapat menyebarluaskan pendidikan diseluruh daerah terpencil
1. Indonesia turut serta dalam misi perdamaian dunia. Hal ini ditandai dengan :
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda I tahun 1957 untuk mengemban misi perdamaian untuk Arab dan Israel
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda II dan III untuk mengemban misi perdamaian intuk perang di Kongo
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda IV dan V sebagai passukan pengawas gencatan senjata di Vietnam
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda XII untuk mengemban misi perdamaian untuk konflik di Kamboja
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda XIII untuk memelihara perdamaian di Somalia
– Indonesia mengirimkan pasukan Garuda XIV untuk memelihara perdamaian di Bosnia
2. Indonesia menjadi dewan keamanan tidak tetap pada tahun 1973-1974
3. Indonesia secara tidak langsung menjadi contoh kepada dunia internasional karena :
– Indonesia pernah mendapat penghargaan dari FAO tahun 1986 karena Indonesia bisa mencapai swasembada pangan
– Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan dari WHO tahun 1992 karen Indonesia mampu meningkatkan kesehatan ibu dan anak
– Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan dari UNESCO tahun 1995 karena dinilai dapat menyebarluaskan pendidikan diseluruh daerah terpencil
Senin, 25 April 2016
CERITA RIYA’
CERITA RIYA’
Assalamu'alaikum
wr.wb
pagi ini ku bebas karena gak ada kelas, diruang ini terasa luas, buka blog lalu posting dahulu, jari dan key pad berpadu mengungkapkan isi kalbu, menulis sekiranya dapat bermutu di penilaianmu.. Apalah arti hidup ini jika tak saling berbagi,berbagi kisah yang patut di teladani.(sedikit pembukaan sob)..oke sob kali ini Rizla akan share kisah teladan dg judul.."TERHAPUSNYA PAHALA KARENA RIYA" Kita langsung ke ceritanya sob.
pagi ini ku bebas karena gak ada kelas, diruang ini terasa luas, buka blog lalu posting dahulu, jari dan key pad berpadu mengungkapkan isi kalbu, menulis sekiranya dapat bermutu di penilaianmu.. Apalah arti hidup ini jika tak saling berbagi,berbagi kisah yang patut di teladani.(sedikit pembukaan sob)..oke sob kali ini Rizla akan share kisah teladan dg judul.."TERHAPUSNYA PAHALA KARENA RIYA" Kita langsung ke ceritanya sob.
Dikisahkan bahwa pada waktu subuh, ada seorang abid sedang
membaca Al-Qur'an di kamarnya yang tidak begitu jauh dari jalan umum. Saat itu,
si abid sedang membaca Surah Thaha. Selesai membaca surah tersebut, ia merasa
sangat mengantuk. Karena rasa kantuk yang sudah tak tertahankan lagi, si abid
akhirnya tertidur. Di dalam tidurnya ia bermimpi melihat seorang laki-laki
turun dari langit dengan membawa mushaf Al-Qur'an.
Laki-laki itu datang menemuinya dan segera membuka kitab
suci itu di depannya. Diperlihatkan kepadanya surah Thaha, lembar demi lembar,
halaman demi halalaman surah tersebut. Si abid menatap dengan penuh perhatian
setiap kalimat surah yang di bacanya itu. Di setiap lembar halaman surah Thaha
tersebut tercatat sepuluh kebajikan sebagai pahala atas bacaannya, kecuali satu
kalimat yang catatan pahalanya di hapuskan.
Melhat hal itu, si abid berkata,"Demi Allah,
sesungguhnya telah kubaca seluruh kalimat dalam surah ini. Tetapi mengapa
catatan pahala untuk kalimat ini dihapuskan?" Laki-laki itu menjawab,"Memang
benar engkau telah membaca seluruh kalimat dalam surah Thaha ini dan tak
satupun darinya yang terlewatkan. Bahkan untuk kalimat ini pun kami telah
mencatatkan pahalanya. Akan tetapi, tiba-tiba kami mendengar suara yang menyeru
dari arah Arsy, 'Hapuskan catatan itu dan gugurkan pahala untuk kalimat itu!' Karena
itu kami segera menghapusnya dari catatan pahala bacaanmu"
Si abid menangis dalam mimpinya itu, kemudian ia berkata,"Mengapa
hal itu bisa terjadi? Kesalahan apa yang telah kulakukan?"
Laki-laki itu menjawab,"Penyebabnya adalah dirimu
sendiri. Ketika engkau membaca surah itu, ada seorang hamba Allah yang sedang
melintas di jalan dekat kamarmu. Mengetahui hal itu engkau lalu meninggikan
suara bacaanmu agar terdengar olehnya. Ketahuilah, kalimat yang tanpa catatan
pahala itu adalah kalimat yang engkau baca dengan suara tinggi agar hamba Allah
yang sedang lewat itu mendengarnya."
Tiba-tiba si abid terbangun dari tidurny dan berucap,Astaghfirullahal
'Adzhim! Sungguh sifat riya yang menyelinap masuk ke dalam hatiku
telah menyebabkan terhapusnya pahala ibadah yang ku kerjakan. Ampuni aku ya
Allah."
|
HIKMAH
|
Para ulama menatakan bahwa sifat riya atau ujub yang
menyelinap mastuk ke dalam hati seorang hamba dapat menghapuskan pahala amal
ibadah yang telah di lakukannya 70 tahun. Begitu halus jalan yang ditempuh
sifat riya ini, sehingga seorang hamba tidak menyadari bahwa sifat tersebut
telah bersarang di dalam kalbunya. Inilah yang terjadi pada si abid yang
menjadi tokoh dalam kisah ini. Saat ia sedang asyik melantunkan. Ayat-ayat
Al-Qur'an, sifat riya menyelinap di hatinya. Ia ingin agar orang yang lewat di
jalan umum, yang tidak jauh dari tempatnya membaca Al-qur'an itu, mendengar
kemerduan suaranya. Ia juga ingin agar orang yang lewat tersebut
Langganan:
Postingan (Atom)





